Kamis, 25 April 2013

(Sory) Suporter Sepakbola Lokal Penggangu Jalan

Mungkin saya men-generalisasi bahwa suporter sepakbola adalah pengganggu jalan bisa saja diprotes oleh beberapa suporter sepakbola di Indonesia. Namun yang saya lihat di lapangan, realitanya memang demikian.

Banyak suporter sepakbola yang menggunakan kendaraaan bermotor roda dua dengan bebasnya menyalahi aturan berkendara, bahkan tanpa rasa bersalah. Secara bergerombol mereka mengayun putaran gas motornya sehingga terdengar bumbuman suara layaknya sebuah nada indah (bagi mereka). Knalpot yang sudah dimodifikasi agar terdengar garang dianggap permainan asik. Sambil tangan melambaikan syalnya berjalan begitu bebasnya. Bahkan (lagi-lagi) tanpa bersalah mereka menerobos lampu merah (juga) tanpa mengenakan helm.

Gerombolan yang memberikan rasa takut bagi para pengendara lain. Apa yang mereka pikirkan?? Please, patuhi peraturan kawan, kami juga sahabatmu yang butuh kedamaian dan kenyamanan.

Senin, 15 April 2013

Hujan Deras - Ketakutan

Sore hari tadi daerah Solo hujan dengan derasnya. Sempat saya khawatir dengan tempat tinggal yang saya diami. Kekhawatiran muncul disaat air yang menggenangi halaman tempat kos saya semakin meninggi. Sistem drainase yang buruk yang menyebabkan tergenangnya air. Bahkan jalan yang seharusnya layak untuk dilalui menjadi teralihkan karena tingginya air.

Ketika hujan deras sore tadi, saya belum beribadah Minggu, jadi saya harus menerjang derasnya air yang turun. Karena sudah tahu apa yang akan terjadi jika hujan turun dengan waktu yang lama, maka sebelum pergi saya menyingkirkan beberapa peralatan yang mungkin akan bisa terendam air.

Dalam perjalan saya melihat beberapa orang mengalihkan kendaraan dengan mendekati kendaraan (khususnya mobil) supaya berbelok karena jalan (yang berada di bawah terowongan rel kereta api) tergenang air. Karena saya memakai motor jadi saya melaju saja, saya pikir masih ada jalan alternatif lain. Sebelum melewati jalan itu saya sudah dialihkan oleh beberapa orang pemuda untuk melewati jalan kecil. Saya melaju saja, banyak pemuda berada di situ. Namun ternyata jalan itu terhalang oleh rel kereta api. Saya menjadi takut karena banyak pemuda disana dan mendatangi saya, "Mas jalannya buntu, terhalang rel kereta api. Cabut kuncinya dan tunggu di seberang nanti kami seberangkan motornya." Karena saya takut terjadi apa-apa saya berbalik dan mencari jalur yang lain. "Ternyata mereka memanfaatkan kesempatan.", pikir saya telah menjauh dari kerumunan pemuda.

Kesempatan yang ada mungkin saja digunakan oleh beberapa orang untuk meraup keuntungan pribadi. Alih-alih menolong mereka justru merugikan orang lain.

Hujaaannnnnn :)

Kamis, 11 April 2013

Malas Coding

Beberapa hari ini saya tidak 'sreg' dengan kodingan saya. Refactoring lebih menyulitkan dibanding buat dari awal. Dengan gaya berfikir sendiri dimungkinkan susunan kode bisa lebih terstruktur.

I love my code forever ;-)
And still waiting for you my real code!!