Selasa, 20 Agustus 2013

Jalanan Mulai Macet

Peningkatan alat transportasi kendaraan bermotor di Solo mulai terasa. Jika dibandingkan tiga tahun yang lalu (atau bahkan enam bulan yang lalu), jalan yang sering saya lalui tidak seramai sekarang ini. Kemacetan akan terjadi pada jam-jam tertentu. APILL (alat pemberi isyarat lalu lintas) yang bertugas mengendalikan arus lalu lintas dipersimpangan jalan sudah tidak sanggup menangani masalah ini. Beberapa polisi dan 'petugas pengatur lalu lintas' diterjunkan guna membantu kelancaran laju kendaraan.

Khusus jalan yang saya lalui adalah pertigaan dekat terminal tirtonadi. Kemacetan akan terjadi saat orang mulai berangkat dan pulang bekerja, yaitu sekitar pukul 08.00 AM dan 17.00 PM (pada jam-jam ini biasanya beberapa ruas jalan akan mulai padat). Kendaraan mobil dan motor biasanya akan berjejal, untung saja ada petugas yang mengatur pergerakan kendaraan sebagai ganti (pembantu) lampu APILL. Bahkan mungkin karena padatnya lalu lintas, beberapa aturan ada yang berubah. Sebelum lebaran yang lalu (sebelum tanggal 7 Agustus 2013), jika akan belok ke kiri (ke arah nusukan) harus mengikuti lampu lalu lintas, namun sekarang sudah diganti menggunakan rambu 'ke kiri jalan terus' yang artinya kendaraan bisa langsung jalan bila belok ke kiri. Pengalihan arah jalan bagi pengguna kendaraan juga dilakukan untuk mengatasi kemacetan.

Beberapa jalan lain yang memiliki kemungkinan besar terjadi kepadatan adalah jalan yang melintasi rel kereta api. Pada jam datang/kembali dari kantor kendaraan biasanya harus mengantri melewati palang pintu kereta api.

Sebagai pengguna jalan, pastinya saya menginginkan jalan yang selalu lancar. Namun melonjaknya jumlah kendaraan bermotor saat ini yang tidak disertai perluasan jalan mengakibatkan pudarnya harapan seorang pengguna jalan. Semoga pemerintah akan mengkaji sehingga menghasilkan keputusan yang terbaik dalam hal prasarana transportasi  darat, selanjutnya bisa direalisasikan.

Tidak ada komentar: