Kamis, 19 September 2013

Model Belajarku Dulu

Jika mengingat masa-masa sekolah dahulu, ada kesan yang masih teringat tentang beberapa model belajar yang pernah saya lakukan. Salah satunya adalah mencatat pelajaran dalam sebuah gulungan kertas yang diselipkan pada kotak korek api. Metode ini saya dapat dari ide salah seorang guru ketika di SMP.

Sebagai seorang remaja, masa-masa tersebut menjadi masa yang 'romantis' untuk bisa 'mencintai' hal-hal baru. Saya sangat antusias terhadap beberapa metode 'belajar' apapun. Apapun yang saya terima dan 'menurut saya berguna', pasti akan saya lakukan dengan senang hati. Bersyukur sekali saat itu saya sudah bisa merespon sesuatu yang baik.

(kembali ke kotak korek api)
Cara membuatnya cukup simpel hanya sebungkus korek api jress, dua batang korek api (atau apapun yang menyerupai), dan tentu saja kertas yang nantinya akan digunakan untuk menulis. Pada permukaan kotak korek api dibuat lubang persegi, buat ukuran kertas selebar kotak korek api dengan panjang sesuai yang dikehendaki, tulisi kertas dengan materi pelajaran, dan ujung kertas harus dilekatkan pada batang korek api kemudian digulung, lalu letakkan batang korek api pada ujung kedua sisi kotak. Jadi nanti kalau mau membaca tulisan berikutnya hanya menggulungnya pada ujung batang korek. Lihat gambar saja kalau masih bingung :) Silahkan kembangkan sendiri supaya menjadi lebih baik dan menarik :)

Mengapa bentuknya kecil? Pada prinsipnya cara ini dipakai supaya lebih fleksibel dibawa kemana saja. Saat itu belum ada smartphone seperti saat ini yang bisa dibawa kemana saja dan bisa diisi apapun. Namun saat itu menjadi cara yang cerdas supaya ilmu pengetahuan bisa selalu dinikmati dimanapun berada. Waktu yang tepat yang saya lakukan untuk membaca adalah ketika sedang buang air besar di toilet. Toilet menjadi tempat yang paling nyaman untuk belajar, tidak perlu terburu-buru, cukup menikmati waktu dan kesempatan yang ada untuk multitasking, 2B (Boker sekaligus Belajar).

Bersyukur saat itu saya mempunyai kesempatan untuk mendapatkan metode belajar seperti ini. Sesuatu yang bisa saya ceritakan, bahkan mungkin bisa diterapkan untuk generasi berikutnya.

Hal penting yang perlu dilakukan oleh para pengajar saat ini adalah menciptakan model pembelajaran baru yang unik, menarik, kreatif, sehingga bisa selalu diingat oleh para pelajar, baik materi pelajaran maupun model belajarnya, khususnya masa-masa remaja, karena saat inilah pemikiran mereka bertumbuh. Model semacam ini saya pikir akan menjadikan pelajar bisa menikmati pendidikan yang mereka jalani saat ini, bukan karena paksaan tetapi atas kerinduan dirinya sendiri.

Mari belajar :)

Tidak ada komentar: