Senin, 21 Desember 2015

Liburan 2015

Hari ini saya mulai berlibur. Bukan berarti akan menghentikan semua aktifitas dan pemikiran saya. Setidaknya saya bisa refreshing dan melakukan hal yang tidak biasa saya lakukan setiap harinya. Saya akan mencoba mengeksplorasi passion saya, saya juga masih akan mengerjakan hal-hal yang belum sempat saya lakukan sebelumnya. Padahal akhirnya saya akan berada pada ekosistem yang berbeda dan mencoba survive didalamnya. Selamat berlibur...

Sabtu, 26 September 2015

Ikan Hias Akuarium Mini

Hampir empat bulan, saya mempunyai hobi baru yaitu memelihara ikan hias. Awalnya hanya iseng-iseng aja, membeli akuarium ukuran kecil ukuran 30cm dan diletakkan didalam kamar. Parahnya saya memasukkan ikan ke dalam akuarium tanpa aerator/filter, sehingga hari berikutnya ikan banyak yang mati. Saya belum tau jenis ikan yang bisa hidup tanpa aerator/gelembung/filter, saya anggap tahap awal ini adalah tahap coba-coba, bahkan tanpa mencari informasi dahulu. Mulai dari situ saya semakin penasaran untuk mencari tahu lebih lanjut mengenai ikan hias, sehingga saya menambahkan beberapa ikan hias, dan beberapa akuarium.

Akuarium ukuran panjang 40cm adalah akuarium yang paling besar. Dengan filter hangon/gantung sebagai saringan/sirkulasi air sekaligus oksigen ikan dapat hidup dengan baik. Ditambahkan beberapa dekorasi yang diatur di dalam kotak akuarium supaya tampil lebih indah dan alami. Dasar akuarium ditabur/diberi pasir putih setebal 2-3cm, yang bisa ditanam beberapa tumbuhan air, ditambah juga batu karang untuk memperindahnya. Ikan yang ada didalam akuarium mini ini cukup banyak, ada ikan manfish, sumatera, redfin, blackghost, molly, silver dollar, red zebra. Wah semakin betah untuk dilihat, semakin menikmati untuk merawatnya.

Berikut ini adalah videonya :-)


Minggu, 17 Mei 2015

Tabungan Transparan

Di era modern yang disebut era digital, hampir sebagian besar orang menikmati hidupnya melalui teknologi digital. Untuk menyimpan aset supaya bisa dikelola dengan baik, bahkan dinikmati di masa yang akan datang, orang menyimpan dan mengelolanya dalam bentuk digital. Bank yang adalah lembaga keuangan yang salah satunya berfungsi untuk menyimpan uang menjadi salah satu cara oleh sebagian besar orang dalam mengelola (menyimpan dan menarik) keuangan pribadi. Saya sendiri menggunakannya untuk berbagai keperluan, menerima pendapatan, menarik secara tunai, menabung, mentransfer, melakukan transaksi pembelian, dll..

Berbeda dengan bank, tabungan tradisional (menggunakan celengan yang terbuat dari tanah, plastik, bambu, dll) tidak akan bisa diambil dengan mudah, jika ingin mengambilnya harus dipecah/dirusak. Celengan akan dibuka jika sudah penuh, atau jika ada kebutuhan yang sangat penting.

Beberapa bulan terakhir ini saya mencoba untuk menyisihkan uang receh untuk disimpan dengan cara sederhana. Menyimpannya di dalam sebuah botol transparan yang akan selalu kelihatan jumlahnya. Bukan jumlah secara nominal tetapi secara ukuran, semakin sisa ruang dalam botol berkurang, berarti nominal juga akan bertambah, hanya sesuai perkiraan saja.

Ada tiga botol yang saya gunakan untuk memisahkan jenis uang yang saya masukkan, yang pertama untuk jenis uang kertas, untuk koin lima ratus rupiah dan seribu rupiah, dan yang terakhir uang koin seratus dan dua ratus rupiah. Awalnya hanya iseng saja karena banyak uang koin yang berserak di meja saya, akhirnya saya berinisiatif untuk mengumpulkannya. Hingga pada akhirnya saya ingin juga menyimpan untuk uang kertas nominal seribu rupiah, dua ribu rupiah, dan lima ribu rupiah.

Saya harap ini bisa menolong saya untuk mengontrol keuangan cash saya, menyimpannya untuk kebutuhan tertentu. Saya belum tahu pasti untuk apa nantinya uang ini, apakah untuk membeli kebutuhan pribadi, apakah untuk ditabung ke bank, apakah untuk kebutuhan sosial jika ada yang memerlukan, atau yang lainnya. Yang saya tau adalah menunggu botol itu penuh dan yang pasti suatu saat akan berguna. :-)