Minggu, 17 Januari 2016

Kompas Hidup

Salah satu waktu refreshing saya adalah dengan bersepeda. Mengayuh pedal sepeda dan menikmati kondisi sepanjang jalan yang dilalui membuat saya menjadi segar. Sambil bersepeda saya juga mengambil kesempatan untuk belajar, mencari ide, inspirasi, refleksi hidup yang bisa saja tidak didapat ketika hanya berada di dalam rumah karena terganggu dengan hal-hal lainnya. Untuk menghindari kebosanan saya mencari jalan-jalan sepi yang sedikit dilalui oleh kendaraan bermotor, ya konsekuensinya kadang salah arah, salah jalur. Karena saya tidak cukup baik dalam mapping jalan, saya membawa kompas supaya saya tidak kehilangan arah ketika tersesat di jalan, paling tidak saya tahu harus ke arah mana untuk bisa mencapai tujuan.

Kadang dalam menjalani hidup kita juga bisa salah arah, tapi bersyukurlah kalau selalu diingatkan. Diingatkan untuk membawa dan melihat kompas lagi. Dalam hidup orang beriman kompas kita adalah Firman Tuhan. Firman Tuhan menjadi petunjuk orang beriman dalam bertindak. Firman Tuhan juga menjadi pusat pondasi, inspirasi, kreasi, aksi sehingga hidup ini bisa merefleksikan Allah yang sebenarnya. Selamat menikmati hidup :-)