Sabtu, 19 Mei 2018

Hukum Pareto di Handphone


Perkembangan teknologi sangat maju dengan cepat sekali, baik dari sisi hardware maupun software, khususnya perkembangan mobile phone. Handphone sudah tidak asing lagi bagi masyarakat dunia. Setiap harinya mereka hampir berinteraksi dengan perangkat ini, terlebih anak kecil, yang sudah dianggap sebagai generasi digital native, dengan sangat mudahnya berinteraksi dengan perangkat ini.

Handphone atau smartphone adalah perangkat bergerak yang selalu dibawa kemana-mana. Perangkat ini bukanlah perangkat biasa yang hanya mampu untuk menelpon, kirim pesan, memfoto, rekam video, atau berselancar di internet tapi lebih daripada itu. Bahkan perkembangan hingga saat ini, perangkat ini mampu bertindak secara cerdas sesuai apa yang diinginkan user, seperti perkembangan Google Assistant yang baru diumumkan oleh Google saat event Google I/O tahun ini. Mereka mengumumkan perkembangan teknologi yang sangat canggih dan cerdas, salah satunya Duplex, asisten yang bisa menelpon dan memesan ke penyedia layanan contohnya memesan tempat/makanan di restoran, asisten mampu berdialog layaknya manusia.

Smartphone yang memiliki perangkat dengan ukuran kecil dan bisa dibawa kemana-mana ini juga memiliki kemampuan yang hampir sama dengan perangkat desktop. Perkembangan hardware juga mengalami kemajuan, sehingga developer software dapat dengan mudah mengembangkan aplikasi dengan berbagai fitur yang ditawarkan. Bahkan dengan perangkat kecil ini dapat menggantikan pekerjaan untuk sementara waktu ketika tidak membawa perangkat desktop. Lebih dari itu, perangkat ini juga mampu membuat aplikasi menggunakan aplikasi IDE/builder yang tersedia di Apps/Play Store. Artinya perangkat kecil ini sebenarnya memberikan peluang untuk berkarya dan berkreatifitas di waktu dan tempat yang tidak dibatasi.

Nah.. dengan kemampuan yang luar biasa seperti ini, apakah pengguna hand(smart)phone juga smart dalam menggunakannya. Karena sebagian besar orang yang saya amati, mereka memiliki perangkat yang sangat canggih, tapi hanya bisa memanfaatkan 20% dari kecanggihannya, dan 80% mereka tidak menggunakannya, bahkan tidak mengetahui fungsi dan fitur yang ada. Banyak juga yang memakai perangkat handphone hanya untuk satu kebutuhan paling penting, contoh saja hanya untuk berselfie, tetapi mereka memiliki perangkat dengan spesifikasi hardware yang tinggi.

Tapi tentu saja ada orang yang menggunakan 80% dari fungsi atau fitur perangkat tersebut, dan tentu jumlah pengguna juga sedikit, hanya 20% saja. Mereka bisa memanfaatkan perangkat ini dengan maksimal. Perangkat ini bisa dipakai untuk meningkatkan kualitas hidupnya.

Jadi, silakan mengeksplorasi kemampuan perangkat ini, gunakan smartphone dengan smart. Smartphone adalah salah satu cara yang dapat menolong kita untuk bertumbuh, mendapat banyak informasi dan pengetahuan, meningkatkan produktifitas kita dalam bekerja, berkarya, berkreatifitas, berelasi, berkontemplasi.

Tidak ada komentar: