Postingan

Menampilkan postingan dengan label kesempatan

Dinamika Hidup

Jangan pernah lewatkan kesempatan yang ada saat ini. Ketika bertemu dengan siapapun, ketika berada dimanapun, ketika dalam waktu kapanpun, ketika menjumpai apapun, ketika dalam kondisi bagaimanapun. Nikmati hidupmu ini. Waktu tidak pernah akan kembali, kesempatan tidak akan terulang. Cintailah orang yang mencintaimu, tetapi cintailah juga orang yang membencimu. Bersukacitalah bersama orang yang bersukacita, tetapi hiburlah orang yang berdukacita sehingga iapun bersukacita. Tertawalah terhadap orang yang mau tertawa bersama, tetapi berikan senyum manis kepada orang yang mungkin tidak mau tertawa bersamamu. Menangislah kalau memang perlu. Berteriaklah kalau memang harus. Mengeluhlah jika memang terpaksa. Berusahalah Berdoalah

Keinginan (antara kemampuan, kesempatan, keberuntungan)

Pernahkah terbayang jika apa yang kita harapkan pasti akan didapatkan. Senang, sukacita, bahagia, atau apalah itu namanya pasti akan dirasakan. Namun bagaimana jika itu tidak, kecewa, putus asa, menyalahkan, atau hal lainnya pasti dirasakan pula. Keinginan, pasti semua orang memilikinya. Keinginan (menurut saya) akan dapat diperoleh melalui beberapa faktor, salah tiganya (radha maksa ne bahasanya :D) adalah kemampuan, kesempatan, dan keberuntungan. Kemampuan. Dulu saya pernah punya keinginan untuk menulis sesuatu yang bisa dilihat orang lain. Tulisan yang berisi topik yang saya kuasai. Paling tidak memiliki sedikit kemampuan dalam beberapa bidang yang saya senangi. Dari sedikit kemampuan ini pada akhirnya saya telah memiliki media untuk menulis. Akhirnya apa yang saya inginkan terkabul. Dan karena sudah terbiasa secara tidak sadar akreditas menjadi naik menjadi agak banyak kemampuan :). Namun bagaimana jika ada orang merasa tidak punya kemampuan sama sekali? Bohong, sekali lagi pada...

Melihat sebuah kesempatan

Sebagai warga negara yang baik :) , pukul 10.00 WIB tadi saya pergi ke samsat untuk mengurus pajak kendaraan bermotor (orang bijak taat pajak). Dan inilah untuk pertama kalinya motor yang sudah aku tunggangi hingga 5 tahun mengganti plat. Tidak seperti pada pajak tahunan yang hanya memasukkan fotokopi bpkb, ktp, stnk pada salah satu loket dan kemudian menunggu panggilan selanjutnya. Pada pembayaran kali ini ternyata harus melalui beberapa prosedur tambahan yaitu cek fisik kendaraan, dan pembelian formulir. Bukan masalah bagaimana prosedur pembayaran pajak kendaraan bermotor yang akan saya bicarakan disini, tetapi saya melihat ada sebuah pelajaran yang patut dijadikan bahan renungan kita bersama. Namun sebelumnya saya akan bercerita sedikit mulai dari awal hingga akhir proses pembayaran yang saya alami tadi. Pertama, setelah masuk diarea kantor dan memarkirkan kendaraan, ada orang yang mendatangi menawarkan jasa untuk membayarkan pajak. Kedua, untuk melakukan proses pembayaran ...