Postingan

Menampilkan postingan dengan label ulang tahun

Masih Diberi Hidup Hingga Usia 28 Tahun -20-01-2013

Terima kasih atas hidup yang Kau beri. Terima kasih masih diberi kepercayaan untuk 'mengisi' dunia-Mu. -- Blessing Hadi Pramono

27 tahun

Aku menganggap usia 27 tahun adalah salah satu titik penting dalam hidup, yaitu masa-masa transisi, menuntut ilmu, mendapat pengalaman kerja dan menuju pemikiran yang jauh lagi, tentang masa depan. Aku banyak berefleksi di usiaku saat ini, banyak harapan yang muncul. Menjadi dewasa. Tidak hanya secara fisik, tapi secara mental maupun spiritual. Aku pun semakin mengenali diriku, paling tidak aku tahu kelemahan dan kelebihanku. Aku semakin tahu, tapi ada banyak pertimbangan untuk mewujudkan itu semua. Itu tantangannya. Ada banyak hal yang perlu dilakukan, pengalaman yang mengajarku, hikmat dan bijaksana yang membimbingku. Aku perlu kekuatan untuk merealisasikan, bukan tuan manapun di dunia ini. Dan aku harus berani mengatakan bahwa aku perlu Tuhan. Dia segalanya.

Seperempat Abad Satu Plus Plus

Mengucap syukur atas segala hal, di 26 tahun ini. Usia yang tidak lagi muda, juga harus berpengaruh terhadap sikap, gaya hidup, pola hidup. Mencermati pengalaman yang lampau, banyak sekali yang harus dipelajari, ditingkatkan, bahkan juga diubah. Ada kata "menyesal", tapi apa guna harus disesali. Ada kata "bangga" yang berarti harus lebih ditingkatkan. Masih panjang, ini hanya sejengkal dari apa yang menjadi impianku, masih jauh dan masih tinggi tujuanku, tapi ku harus meraih itu. Puas??? Belum!!! Masih, dan akan terus. Ada kelelahan disaat-saat terakhir, tapi apakah harus berhenti. "Tidak! Itu hanya letih 'sementara'", kataku. Berjuang sampai titik darah penghabisan ( kayak pejuang aja ). Tapi benar aku adalah pejuang. Pejuang yang akan memberikan kemerdekaan. Tidak hanya aku sendiri, tapi orang lain juga. Mereka juga harus merasakan kemerdekaan itu. Biar tidak sia-sia perjuanganku. Minum vitamin, makan banyak, sering ketawa, dan berlatih kera...

Seperempat Abad

Tidak terasa aku hidup di dunia ini sudah dalam hitungan abad, seperempat abad. Satu abad sama dengan seratus tahun, maka seperempat abad adalah satu per empat dikali seratus sama dengan dua puluh lima. Genap usiaku dua puluh lima (25) tahun pada tanggal 20 Januari 2010. Pertanyaannya, apa yang telah dilakukan selama dua puluh lima tahun kebelakang? Okelah kalo begitu, tidak perlu untuk terlalu memikirkan tentang masa lalu, biarlah masa lalu menjadi pelajaran berharga. Mungkin saja usia segitu hanya sebagian dari perjalanan hidup, masih panjang waktu yang harus dilalui hingga pada akhirnya akan meninggalkan dunia fana ini. Biarlah kesalahan-kesalahan masa lalu tidak terulang dan sesuatu yang baik terus dikembangkan. Banyak yang harus dilakukan untuk saat ini dan masa depan. Berfikir 'dewasa'! Mengambil keputusan secara 'dewasa'! Bertindak secara 'dewasa'! Atau sesuatu yang nyata dilakukan: bekerja, berkeluarga. Kesemuanya adalah impian sederhana yang sangat mung...

24 Tahun

Mengembara mengaruhi samudera raya kehidupan, 20 Januari 1985 hingga saat ini, 24 tahun perjalanan hidup. Pelajaran berharga: antara tawa dan tangis, kenakalan dan kebaikan, penantian dan perwujudan, emosi dan kesabaran, senang dan susah, jauh dan dekat, saat diatas dan saat dibawah, saat menjadi anak-anak dan saat harus bersikap dewasa. Tanggung jawab yang besar ketika tidak lagi menerima tetapi harus memberi. Memperjuangkan kehidupannya untuk sebuah harapan. Harapan yang membuat hidup hingga saat ini. Harapan yang meyakinkan orang bahwa yang terbaik masih akan datang. Menyandarkan harapannya kepada keyakinan dan mewujudkannya dengan cinta kasih. Terinspirasi lagunya Slank ‘Terlalu Manis’ ada lirik yang berbunyi: "hari berganti angin tetap berhembus, cuaca berubah daun-daun tetap tumbuh..." Demikianlah hidup yang akan saya jalani nanti, harus tetap berhembus meskipun waktu berganti, menghembuskan angin sepoi-sepoi yang dapat menyejukkan lingkungan sekitarnya, dan tetap bertu...