Selasa, 31 Desember 2013

Detik-detik Akhir 2013

Terima kasih Tuhan untuk tahun 2013 yang Engkau beri.
Terima kasih atas penyertaan-Mu sepanjang tahun 2013.

Selasa, 24 Desember 2013

Mengawali Liburan Dengan Tenang

Akhirnya hari ini sudah bisa mengawali liburan Natal dengan lebih santai. Sudah bisa menyelesaikan beberapa pekerjaan dan hanya perlu memikirkan beberapa hal yang tidak terlalu menguras otak. Hari ini juga adalah awal saya tidak bekerja di kantor, artinya kemarin adalah hari terakhir saya bekerja. Tahun depan sudah bekerja di tempat baru yang tidak asing lagi bagi saya. :)

Saatnya mulai beres-beres, persiapan buat liburan sampai dengan awal tahun depan. Selamat berlibur :)

Sabtu, 14 Desember 2013

Begitu Cepatnya Desember 2013

Tidak terasa hari ini adalah pertengahan bulan Desember 2013. Masih banyak tugas yang harus diselesaikan. Lagu natal yang terdengar selama bekerja semakin menggugah rasa untuk segera mengakhiri semuanya. Dua hal yang saling bertentangan, ingin waktunya diperpanjang tapi juga pekerjaan segera selesai.

Semoga bisa menggunakan sisa waktu yang hanya sebentar ini.
Blessing

Minggu, 01 Desember 2013

Catatan Kecil Seorang Programmer, Sedang Sumpek

Beberapa hari terakhir ini saya harus bisa membagi pikiranku dengan beberapa hal. Masih terkait dengan profesi seniku sebagai programmer. Ada beberapa kerjaan yang harus saya selesaikan dalam waktu yang bersamaan. Lebih parah lagi semuanya berbeda framework. Jadi sedikit berpindah haluan tentang beberapa konsep antara satu dengan yang lainnya. Sebenarnya dengan beberapa pekerjaan ini, saya semakin yakin berkaitan dengan kepercayaan diri terhadap kemampuan yang saya miliki, meskipun tidak fokus dalam satu hal. Tidak sekedar 'uang' saya melakukan ini semua, tetapi saya bahagia jika ilmu yang saya miliki bisa berguna untuk membantu memenuhi kebutuhan orang banyak, IT for human being.

Selanjutnya saya harus segera bertindak menyelesaikan setiap pekerjaan yang sudah menunggu. Tidak hanya sekedar membagi waktu, tetapi lebih pada tindakan yang harus dilakukan, mengisi waktu itu.
Keep on fire!!!! God Bless


Catatan:
Saya berkata programmer adalah profesi seni karena proses pembuatan program tidak selalu sama antara pemrogram satu dengan yang lainnya. Prosesnya semua tergantung kreatifitas yang dimiliki, tentu saja harus dengan konsep dan terapan yang baik dengan mempertimbangkan berbagai aspek berkaitan dengan program yang dibuat. Dua bagian yang tidak pernah lepas dari program adalah kode dan antarmuka. Sebagai pemrogram dua bagian tersebuat adalah media untuk menuangkan ide dan kreatifitas seninya.


Referensi KBBI:

prog·ram n Komp urutan perintah yg diberikan pd komputer untuk membuat fungsi atau tugas tertentu;
    -- komputer program yg diciptakan secara khusus sehingga memungkinkan komputer melakukan fungsi tertentu; 
mem·prog·ram v membuat program;
pem·rog·ram n yg membuat program;
pem·rog·ram·an n proses, cara, perbuatan memprogram 

se·ni n 1 keahlian membuat karya yg bermutu (dilihat dr segi kehalusannya, keindahannya, dsb); 2 karya yg diciptakan dng keahlian yg luar biasa, spt tari, lukisan, ukiran; seniman tari sering juga menciptakan -- susastra yg indah;

Senin, 18 November 2013

Cek Struk Dulu Sebelum Pergi

Ketika melakukan pembayaran dalam setiap pembelian, 'toko modern' saat ini pasti menyediakan struk sebagai bukti pembayaran. Disitu tertera item yang dibeli beserta total harga pembelian. Seringkali dalam setiap pembayaran kebanyakan orang tidak memperhatikan item terbeli yang tertulis pada struk. Pembeli biasanya percaya saja pada apa yang tertulis pada struk pembayaran.

Sudah beberapa kali ini saya mendapati kesalahan, baik sengaja maupun tidak disengaja (menurut saya), dari pihak penjual atau kasir yang menuliskan item yang tidak sesuai dengan apa yang dibeli. Saya baru sadar ketika tidak lagi berada pada tempat saya membeli, sehingga saya tidak bisa komplain ke penjual karena sudah tidak ada barang bukti lagi. Aaahhh kecewa rasanya, untung saja hanya nominal kecil jadi tidak apalah rugi dikit, itung-itung nyumbang, hehe...

So.. periksa struk sebelum pergi sebelum Anda kecewa pada akhirnya...


Selasa, 05 November 2013

Pijat Lagi

Beberapa hari yang lalu saya kembali menyegarkan tubuh dengan pijat. Berbeda dengan pijat yang pernah saya ceritakan pada tulisan sebelumnya. Kali ini adalah jasa pijat profesional yang terkenal di kota Solo, Naka*ura. Sudah dua kali saya mencoba jasa pijat ini, dan secara umum hasilnya cukup memuaskan.

Teknik yang dipakai dalam pemijatan diturunkan dari ilmu pemijatan Jepang. Media pemijatan menggunakan tangan, jari, atau bagian tubuh lain dengan beberapa teknik yang berbeda dari pijat pada umumnya. Pijat ini berfokus pada daerah sekitar tulang belakang. Ketika badan saya dipijat pada bagian punggung, terasa sekali tekanan pada tubuh saya, sehingga saya harus mengatur pernafasan. Namun sang terapis menawarkan tekanan yang diberikan mau dilemahkan atau dikuatkan. Untuk bagian tubuh yang lain lebih rileks dibandingkan dengan pijatan punggung, sehingga memberikan rasa nyaman pada tubuh. Dengan ruang yang tenang, diiringi musik terapi menjadikan tubuh dan pikiran semakin rileks. Bahkan pasien disamping saya sampai ngorok ketika dipijat.. mengganggu pasien saja.. haha.. Yang berbeda lagi adalah pasien tidak perlu buka baju, sehingga pasien, khususnya perempuan, menjadi nyaman memakai jasa pijat ini.

Setelah tubuh segar, kembali melanjutkan aktifitas, dan menghasilkan karya yang besar.. :)

Minggu, 03 November 2013

Burjo Dulu

Jam 6.45 pagi ini, saya sudah sarapan burjo (bubur kacang hijau) buatan sendiri... Dengan peralatan ala kadarnya, magic com doang, sudah bisa membantu menyiapkan menu sarapan. Rasanya pun tidak kalah dengan buatan nyokap, hemmm . maknyus, lazis, ajib, ueanak tenan...

Ok, saya kasih resep sederhana yang pasti sangat sangat mudah membuatnya... Bahan yang diperlukan kacang hijau, ketan hitam (bisa iya bisa nggak), gula jawa, gula putih, garam, jahe, vanila bubuk (karna ga ada daun pandan). Sebelumnya saya cuci dan rendam kacang hijau semalaman, biar empuk katanya (tapi emang bener sii).. Saya masukkan kacang hijau, ketan hitam, gula jawa, jahe, vanili dalam magic com yang udah dikasih air secukupnya, jangan lupa posisi magic com dalam keadaan cooking mode.. Masalahnya ada temen yang pernah kelupaan pas masak nasi, udah ditunggu lama ga mateng-mateng..wkk.. Oke balik lagi masaknya.. Tunggu hingga mendidih, silahkan tambahkan gula putih atau gula jawa jika masih kurang manis, tambah garam... Masak hingga matang.. lalu saya menambahkan susu kental manis biar rasanya tambah joss.. Burjo ala chef hadi siap disantap...

Sebagai informasi, kacang hijau (phaseolus radiatus linn) merupakan tanaman budidaya dan palawija yang ada di daerah tropis, dan populer di Indonesia. Kacang hijau memliki banyak manfaat karena memiliki protein nabati yang tinggi dan merupakan sumber mineral penting antara lain kalsium dan fosfor yang penting untuk memperkuat tulang dan memiliki kandungan asam lemak tak jenuh.

Kandungan gizi yang terdapat dalam 110 gr kacang hijau adalah:
  • 345 kalori
  • 22,2 gr protein
  • 1,2 gr lemak
  • 62,9 gr karbohidrat
  • 125 mg kalsium
  • 320 mg fosfor
  • 6,7 mg zat besi
  • 10 RE vitamin A
  • 6 mg vitamin C
  • 0,64 mg vitamin B1
Dan tentu saja masih banyak manfaat lainnya, demikian pula cara pengolahan.


Minggu, 29 September 2013

Tela Telo

Sebagai warga pujakesuma (putra Jawa kelahiran Sumatera) yang tinggal dijawa, ada banyak kata baru yang dulu terasa asing didengar, seiring berjalannya waktu pada akhirnya menjadi terbiasa dengan kata tersebut. Namun hal yang masih terasa janggal ditelinga adalah tentang tela (baca:telo). Ada jenis telo yang seharusnya tidak dikategorikan sebagai jenis ketela atau umbi-umbian.

Beberapa jenis nama telo yang saya kenal di Jogja diantaranya:
  • telo jenderal atau dalam bahasa Indonesia ketela pohon atau singkong, 
  • telo pendem atau ubi jalar atau ketela rambat,
  • telo gantung atau pepaya muda
  • ... (mungkin masih ada yang lain lagi) ...
Nah yang terakhir telo gantung atau pepaya tidak termasuk dalam kategori umbi-umbian.

Berikut definisi umbi menurut KBBI:
  1. akar yg menjadi besar dan berisi (wortel, ketela, dsb): wortel adalah sayuran yg termasuk kelompok --;
  2. pangkal batang yg menjadi besar dan berisi yg dapat dimakan (spt talas, keladi);
  3. pangkal batang pohon berdaun tunggal (spt pd kelapa dan pisang);
  4. pokok akar (dr batang) yg lurus menghunjam ke dl tanah; akar umbi;
  5. bagian pasak (pancang, tiang, dsb) yg tertanam di tanah;
Definisi lain dari wikipedia: umbi adalah organ tumbuhan yang mengalami perubahan ukuran dan bentuk ("pembengkakan") sebagai akibat perubahan fungsinya. Perubahan ini berakibat pula pada perubahan anatominya. Organ yang membentuk umbi terutama batang, akar, atau modifikasinya. Hanya sedikit kelompok tumbuhan yang membentuk umbi dengan melibatkan daunnya.

Berikut daftar yang termasuk kategori umbi-umbian: Bengkuang, Bira, Dahlia, Gadung, Ganyong, Garut (tumbuhan), Gembili, Gembolo, Iles-iles, Kecipir, Kentang, Kentang hitam, Ketela pohon / Singkong, Ketela rambat / Ubi jalar, Konnyaku, Suweg, Talas, Taro, Ubi jalar, Ubi kelapa, Uwi, Wortel.

Dari definisi diatas jelas sekali pepaya tidak termasuk kategori umbi. Tidak tahu mengapa disebut telo juga, mungkin karena bentuknya seperti telo ya :).  Tak apalah setiap daerah memiliki nama unik tersendiri untuk berbagai hal tidak hanya telo. Tapi kalau saya menyebut telo saja masuk kategori yang mana ya?? Hee.. :)

Saya juga melakukan pencarian di internet berbagai nama daerah untuk telo, kok tidak masuk daftar ya, he.. Berikut perbandingan nama dari berbagai daerah yang saya temukan
  • Singkong, Ketela pohon (Manihot utilissima)
    Sumatera: ubi kayu,
    Jawa: pohong, budin,
    Sunda: sampek, boled, kasapen
    Papua: kaspe, pangala
    Aceh: ubi kayee
    Madura: tela belada
    Makassar: lame kayu
    dll..
  • Ubi Jalar (Ipomoea batatas L.)
    Lampunt: Setilo
    Aceh: gadong
    Batak: gadong enjolor
    Madura: telo
    Bali: kaselo
    Sunda: hui boiet,
    Jawa Tengah: ketela rambat
    Dayak: katila,
    Sumbawa: katabang
    Bima: uwi
    Makasar: lame jawa
    Ambon: patatas
    Ternate: ima
    dll..
  • Pepaya (Carica papaya L.)
    Jawa: gandul, betik, kates, gantung
    Sunda: gedang
    dll..
Hanya sebatas mengobati rasa penasaran tentang telo ... Btw, saya suka telo juga loo... :)

Main Egrang Dulu

(sekali lagi) Masa anak-anak merupakan masa yang indah untuk dikenang, banyak hal-hal mengesankan yang mungkin tidak bisa atau belum tentu bisa dialami orang-orang saat ini. Perkembangan teknologi menjadi salah satu faktor pemicu hilangnya nilai-nilai budaya dan sosial -- dampak negatif perkembangan teknologi.

Masa menyenangkan yang saya alami saat itu adalah kesempatan bermain bersama teman-teman kampung. Salah satu permainan tradisional yang masih sempat saya nikmati adalah bermain egrang. Egrang adalah tongkat dari bambu yang diberi pijakan pada bagian (mendekati) ujung bawah tongkat. Seorang harus bisa menaiki pijakan sambil berjalan tanpa terjatuh, tangan yang memegang tongkat diatas difungsikan sebagai kemudi. Permainan ini akan sangat menyenangkan jika dimainkan bersama-sama untuk dilombakan, yaitu berusaha mencapai garis akhir tercepat. Namun saat itu (sepertinya) saya lebih suka jika hanya digunakan untuk berjalan-jalan saja.

Saat ini sudah jarang ditemukan permainan egrang atau permainan tradisional lainnya, pada event tertentu saja beberapa permainan 'diadakan'. Bersyukur sekali masih banyak orang yang peduli akan budaya Indonesia yang perlu dilestarikan sehingga bisa dinikmati orang-orang 'saat ini'. Beberapa waktu yang lalu, saya masih bisa mencobanya pada event yang diselenggarakan di salah satu kota. Saya mengalami kesulitan untuk bisa berjalan menggunakan egrang, ternyata tidak selihai dulu lagi :)


Kamis, 19 September 2013

Model Belajarku Dulu

Jika mengingat masa-masa sekolah dahulu, ada kesan yang masih teringat tentang beberapa model belajar yang pernah saya lakukan. Salah satunya adalah mencatat pelajaran dalam sebuah gulungan kertas yang diselipkan pada kotak korek api. Metode ini saya dapat dari ide salah seorang guru ketika di SMP.

Sebagai seorang remaja, masa-masa tersebut menjadi masa yang 'romantis' untuk bisa 'mencintai' hal-hal baru. Saya sangat antusias terhadap beberapa metode 'belajar' apapun. Apapun yang saya terima dan 'menurut saya berguna', pasti akan saya lakukan dengan senang hati. Bersyukur sekali saat itu saya sudah bisa merespon sesuatu yang baik.

(kembali ke kotak korek api)
Cara membuatnya cukup simpel hanya sebungkus korek api jress, dua batang korek api (atau apapun yang menyerupai), dan tentu saja kertas yang nantinya akan digunakan untuk menulis. Pada permukaan kotak korek api dibuat lubang persegi, buat ukuran kertas selebar kotak korek api dengan panjang sesuai yang dikehendaki, tulisi kertas dengan materi pelajaran, dan ujung kertas harus dilekatkan pada batang korek api kemudian digulung, lalu letakkan batang korek api pada ujung kedua sisi kotak. Jadi nanti kalau mau membaca tulisan berikutnya hanya menggulungnya pada ujung batang korek. Lihat gambar saja kalau masih bingung :) Silahkan kembangkan sendiri supaya menjadi lebih baik dan menarik :)

Mengapa bentuknya kecil? Pada prinsipnya cara ini dipakai supaya lebih fleksibel dibawa kemana saja. Saat itu belum ada smartphone seperti saat ini yang bisa dibawa kemana saja dan bisa diisi apapun. Namun saat itu menjadi cara yang cerdas supaya ilmu pengetahuan bisa selalu dinikmati dimanapun berada. Waktu yang tepat yang saya lakukan untuk membaca adalah ketika sedang buang air besar di toilet. Toilet menjadi tempat yang paling nyaman untuk belajar, tidak perlu terburu-buru, cukup menikmati waktu dan kesempatan yang ada untuk multitasking, 2B (Boker sekaligus Belajar).

Bersyukur saat itu saya mempunyai kesempatan untuk mendapatkan metode belajar seperti ini. Sesuatu yang bisa saya ceritakan, bahkan mungkin bisa diterapkan untuk generasi berikutnya.

Hal penting yang perlu dilakukan oleh para pengajar saat ini adalah menciptakan model pembelajaran baru yang unik, menarik, kreatif, sehingga bisa selalu diingat oleh para pelajar, baik materi pelajaran maupun model belajarnya, khususnya masa-masa remaja, karena saat inilah pemikiran mereka bertumbuh. Model semacam ini saya pikir akan menjadikan pelajar bisa menikmati pendidikan yang mereka jalani saat ini, bukan karena paksaan tetapi atas kerinduan dirinya sendiri.

Mari belajar :)

Kamis, 12 September 2013

Bekerja Sesuai Passion

Bekerja sesuai passion itu:
  • menyenangkan, 
  • bergairah, 
  • bersemangat, 
  • tidak pernah bosan, 
  • tidak pernah lelah, 
  • berani menerima tantangan, 
  • menjadi kreatif dan inovatif,
  • hasil pada umumnya super unggul,
  • ...,
  • ...,
  • ...,
Ada beberapa daftar dan akan bertambah lagi :)
Ini menunjukkan bahwa bekerja sesuai pasion itu memiliki banyak nilai positifnya...

Apakah Anda bekerja sesuai passion??

Selasa, 03 September 2013

Bersepeda Suka-suka

Rutinitas harian yang padat membuat pikiran penat. Seharian harus berhadapan dengan komputer membuat pandangan dan pikiran hanya tertuju pada 'keindahan' layar monitor. Bahkan ketika pulang dari tempat kerja (dalam perjalanan menggunakan kendaraan bermotor) lupa kalau disekeliling banyak hal yang bisa dinikmati.

Bersepeda salah satu alternatif yang saya lakukan untuk menikmati lingkungan dari
padatnya rutinitas. Menjelang sore hari, meskipun tidak rutin tiap hari, saya menyempatkan diri untuk bersepeda. Rutenya pun tidak tentu, bisa berkeliling kota menyusuri jalan atau hanya pergi ke stadiun olahraga dan berkeliling didalamnya.

Ada kenikmatan tersendiri ketika bersepeda. Saya bisa berbaur dalam keramaian (atau kesunyian) jalan, berseberangan dengan pengguna jalan, melihat para pedagang kaki lima, memandang indahnya gedung-gedung kota, bahkan bisa sambil berefleksi, selain itu bagus untuk kesehatan juga :)

Tak ada ruginya bersepeda, segar jiwa segar raga, mari bersepeda suka-suka :)

photonya gandengan gapapa ye :-)


Rabu, 21 Agustus 2013

Saya Tidak Suka Obat Nyamuk

Beberapa minggu ini, banyak sekali nyamuk berkeliaran di kamar. Nyaris lembur sampai pagi hanya karena gangguan yang selalu datang di sekeliling tubuh ini. Terpaksa saya harus memasang obat nyamuk oles maupun bakar, padahal saya paling tidak suka memakai obat nyamuk jenis apapun sejak dahulu.

Electric mosquito killer a.k.a. raket pembunuh nyamuk elektrik menjadi alat terbaik untuk membunuh nyamuk, menurut saya, jadi saya membelinya. Aman tanpa efek obat kimia yang bisa mengganggu kesehatan tubuh.

Semoga bisa beristirahat dengan damai.

Selasa, 20 Agustus 2013

Jalanan Mulai Macet

Peningkatan alat transportasi kendaraan bermotor di Solo mulai terasa. Jika dibandingkan tiga tahun yang lalu (atau bahkan enam bulan yang lalu), jalan yang sering saya lalui tidak seramai sekarang ini. Kemacetan akan terjadi pada jam-jam tertentu. APILL (alat pemberi isyarat lalu lintas) yang bertugas mengendalikan arus lalu lintas dipersimpangan jalan sudah tidak sanggup menangani masalah ini. Beberapa polisi dan 'petugas pengatur lalu lintas' diterjunkan guna membantu kelancaran laju kendaraan.

Khusus jalan yang saya lalui adalah pertigaan dekat terminal tirtonadi. Kemacetan akan terjadi saat orang mulai berangkat dan pulang bekerja, yaitu sekitar pukul 08.00 AM dan 17.00 PM (pada jam-jam ini biasanya beberapa ruas jalan akan mulai padat). Kendaraan mobil dan motor biasanya akan berjejal, untung saja ada petugas yang mengatur pergerakan kendaraan sebagai ganti (pembantu) lampu APILL. Bahkan mungkin karena padatnya lalu lintas, beberapa aturan ada yang berubah. Sebelum lebaran yang lalu (sebelum tanggal 7 Agustus 2013), jika akan belok ke kiri (ke arah nusukan) harus mengikuti lampu lalu lintas, namun sekarang sudah diganti menggunakan rambu 'ke kiri jalan terus' yang artinya kendaraan bisa langsung jalan bila belok ke kiri. Pengalihan arah jalan bagi pengguna kendaraan juga dilakukan untuk mengatasi kemacetan.

Beberapa jalan lain yang memiliki kemungkinan besar terjadi kepadatan adalah jalan yang melintasi rel kereta api. Pada jam datang/kembali dari kantor kendaraan biasanya harus mengantri melewati palang pintu kereta api.

Sebagai pengguna jalan, pastinya saya menginginkan jalan yang selalu lancar. Namun melonjaknya jumlah kendaraan bermotor saat ini yang tidak disertai perluasan jalan mengakibatkan pudarnya harapan seorang pengguna jalan. Semoga pemerintah akan mengkaji sehingga menghasilkan keputusan yang terbaik dalam hal prasarana transportasi  darat, selanjutnya bisa direalisasikan.

Rabu, 14 Agustus 2013

Berkunjung Ke Memorial Jenderal Besar H.M. Soeharto

Rumah saya yang ada di Jogja bertetangga dengan kampung pak Soeharto, Dusun Kemusuk, Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Di kampung inilah pak Soeharto dilahirkan sekaligus didirikannya Memorial Jenderal Besar H.M. Soeharto yang diresmikan tanggal 8 Juni 2013 bertepatan dengan hari kelahiran mantan Presiden Republik Indonesia, 8 Juni 1921. Memorial ini dimaksudkan untuk mengenang jasa dan pengabdian Jenderal Besar HM Soeharto kepada bangsa dan negara RI. Memorial ini dibangun oleh Probosutedjo, adik dari Soeharto, diatas tanah milik eyang buyut pak Harto.

Saat liburan lebaran kemarin saya berkesempatan untuk mengunjungi memorial ini. Kebetulan ada saudara yang tinggal di Kemusuk, jadi saya bisa menitipkan kendaraan, dan berjalan kaki untuk menuju memorial. Ketika berada di pintu masuk terlihat jelas patung Soeharto yang berdiri tinggi memberi perhatian kepada setiap pengunjungnya. Terlihat sekaligus, bangunan joglo yang berada di tengah area dibelakang patung. Setelah masuk museum, 'tontonan' utama adalah foto-foto Soeharto beserta sejarah masa pemerintahan Soeharto, di bangunan joglo diputar audio dan video beserta informasi yang bisa dilihat dan dibaca dalam bentuk komputer layar sentuh. Di bangunan joglo juga bisa digunakan untuk beristirahat sembari mendengar dan melihat video pak Harto yang ditayangkan di layar monitor.

Setelah mengunjungi memorial ini, kesan saya memorial Soeharto cukup modern. Hampir sebagian besar sudah menggunakan peralatan digital (elektronik). Antara lain, pintu masuk museum menggunakan sensor otomatis, display gambar menggunakan LCD projector, buku elektronik yang dapat dilihat melalui media komputer touchscreen. Kesan tradisional tidak banyak saya dapat kecuali bangunan joglo yang menggambarkan bangunan khas tradisional Jawa.

Mungkin banyak pro dan kontra selama kepemimpinan Soeharto. Paling tidak memorial ini bisa mengingatkan saya (bangsa Indonesia) untuk berjuang dan menegakkan kebenaran di negara Indonesia tercinta.

Memorial Jenderal Besar H.M. Soeharto, tempat 'gratis' yang bisa dikunjungi untuk menilik kampung Soeharto. :-)

Selasa, 13 Agustus 2013

Tidak Ada Kode Untuk Sementara

Selama satu minggu saya membebaskan diri dari kode program. Liburan lebaran memberi ruang pikir untuk hal-hal lainnya. Menikmati waktu sejenak bersama adik-adik terkasih, selagi masih ada kesempatan berkumpul meskipun tidak bersama dalam keluarga lengkap (orangtua dan anak-anaknya). Beda pulau memisahkan kami dengan orang tua beserta kakak. Ini juga karya terindah dari Tuhan.

Minggu, 19 Mei 2013

Kamarku Kebanjiran

Bukan di kawasan banjir saya tinggal. Hanya saja tempat yang saya diami terletak lebih rendah daripada tinggi jalan. Tidak menjadi persoalan jika hujan turun dalam waktu yang tidak lama, selokan yang bertugas menampung air masih mampu mengalirkan air dengan sangat baik.

Jumat malam hujan turun dengan derasnya, saya sudah tahu apa yang terjadi jika hujan turun dalam waktu yang cukup lama, karena sudah dua kali saya mengalami peristiwa masuknya air ke dalam kamar namun hanya didekat pintu saja. Beberapa barang (dekat pintu) sudah saya singkirkan sebagai persiapan pra banjir, dengan begitu saya bisa pergi meninggalkan kamar kos dengan lebih tenang.

Persiapan yang saya lakukan sebelumnya ternyata tidak bisa mengantisipasi datangnya air, ketika membuka pintu kamar, air sudah menggenang di seluruh permukaan lantai. Semua barang yang bersentuhan dengan lantai kuyup bersimbah air. Fiuhhh... malam-malam harus bermain air, mengeluarkan air yang menggenang di kamar dan menyingkirkan beberapa barang yang sudah basah. Terpaksa pula saya harus mengungsi untuk bermalam, karena tempat pembaringan sudah tidak dimungkinkan untuk digunakan.

Paginya saya harus ijin tidak masuk kantor untuk mengkondisikan kamar menjadi baik kembali seperti mulanya.

Thanks to temans yang sudah memberi tumpangan untuk bermimpi semalam. Thanks sudah berperan membantu membereskan kamar hunian.

Thanks God karena sudah diberi kesempatan untuk merasakan menjadi 'korban bencana'. Belajar bersyukur masih diberi keadaan baik dibandingkan dengan orang-orang yang sering mengalami bencana lebih parah daripada yang saya alami.

Terima kasih sudah disadarkan betapa pentingnya hidup 'bersosialisasi'. Tanpa Tuhan dan bantuan teman saya hanyalah butiran debu :)

Thanks for all.

Kamis, 25 April 2013

(Sory) Suporter Sepakbola Lokal Penggangu Jalan

Mungkin saya men-generalisasi bahwa suporter sepakbola adalah pengganggu jalan bisa saja diprotes oleh beberapa suporter sepakbola di Indonesia. Namun yang saya lihat di lapangan, realitanya memang demikian.

Banyak suporter sepakbola yang menggunakan kendaraaan bermotor roda dua dengan bebasnya menyalahi aturan berkendara, bahkan tanpa rasa bersalah. Secara bergerombol mereka mengayun putaran gas motornya sehingga terdengar bumbuman suara layaknya sebuah nada indah (bagi mereka). Knalpot yang sudah dimodifikasi agar terdengar garang dianggap permainan asik. Sambil tangan melambaikan syalnya berjalan begitu bebasnya. Bahkan (lagi-lagi) tanpa bersalah mereka menerobos lampu merah (juga) tanpa mengenakan helm.

Gerombolan yang memberikan rasa takut bagi para pengendara lain. Apa yang mereka pikirkan?? Please, patuhi peraturan kawan, kami juga sahabatmu yang butuh kedamaian dan kenyamanan.

Senin, 15 April 2013

Hujan Deras - Ketakutan

Sore hari tadi daerah Solo hujan dengan derasnya. Sempat saya khawatir dengan tempat tinggal yang saya diami. Kekhawatiran muncul disaat air yang menggenangi halaman tempat kos saya semakin meninggi. Sistem drainase yang buruk yang menyebabkan tergenangnya air. Bahkan jalan yang seharusnya layak untuk dilalui menjadi teralihkan karena tingginya air.

Ketika hujan deras sore tadi, saya belum beribadah Minggu, jadi saya harus menerjang derasnya air yang turun. Karena sudah tahu apa yang akan terjadi jika hujan turun dengan waktu yang lama, maka sebelum pergi saya menyingkirkan beberapa peralatan yang mungkin akan bisa terendam air.

Dalam perjalan saya melihat beberapa orang mengalihkan kendaraan dengan mendekati kendaraan (khususnya mobil) supaya berbelok karena jalan (yang berada di bawah terowongan rel kereta api) tergenang air. Karena saya memakai motor jadi saya melaju saja, saya pikir masih ada jalan alternatif lain. Sebelum melewati jalan itu saya sudah dialihkan oleh beberapa orang pemuda untuk melewati jalan kecil. Saya melaju saja, banyak pemuda berada di situ. Namun ternyata jalan itu terhalang oleh rel kereta api. Saya menjadi takut karena banyak pemuda disana dan mendatangi saya, "Mas jalannya buntu, terhalang rel kereta api. Cabut kuncinya dan tunggu di seberang nanti kami seberangkan motornya." Karena saya takut terjadi apa-apa saya berbalik dan mencari jalur yang lain. "Ternyata mereka memanfaatkan kesempatan.", pikir saya telah menjauh dari kerumunan pemuda.

Kesempatan yang ada mungkin saja digunakan oleh beberapa orang untuk meraup keuntungan pribadi. Alih-alih menolong mereka justru merugikan orang lain.

Hujaaannnnnn :)

Kamis, 11 April 2013

Malas Coding

Beberapa hari ini saya tidak 'sreg' dengan kodingan saya. Refactoring lebih menyulitkan dibanding buat dari awal. Dengan gaya berfikir sendiri dimungkinkan susunan kode bisa lebih terstruktur.

I love my code forever ;-)
And still waiting for you my real code!!

Jumat, 01 Maret 2013

Awal Bulan Ya?

Hari ini adalah hari pertama di bulan Maret 2013. Hampir saya tidak sadar. Cerahnya pagi ini semakin mencerahkan hati dan pikirian saya. Selamat berkarya.

Selasa, 12 Februari 2013

Tambal Ban Tanpa Air

Sebelumnya saya bersyukur dahulu, karena hari Sabtu malam yang lalu saya bisa sampai di rumah Jogja dalam keadaan selamat tanpa halangan apapun setelah melakukan perjalanan pulang dari Solo. Baru setelah sampai dirumah motor yang saya pakai mengalami kebocoran ban. Mungkin orang bilang keberuntungan, bagi saya adalah anugerah.

Minggu siang saya baru bisa membawa motor saya ke bengkel tambal ban. Saya menuntun motor cukup jauh karena bengkel yang terdekat tidak buka. Dalam perjalanan, saya ditunjukkan seseorang lokasi bengkel yang lebih dekat sehingga saya kesana.

Awal ketidakberesan terlihat ketika saya sampai di bengkel itu. Motor sudah sampai namun tidak ada respon dari pemilik, sehingga saya yang harus menanyakan dulu. Gerak tubuh yang tidak niat semakin terlihat ketidakberesan itu. Saya perhatikan cara dia membuka ban, sampai akhirnya melakukan pengecekan pada ban. Hal yang sangat berbeda dari kebiasaan umumnya, dan ini adalah hal yang sangat tidak logis. Beliau mengecek (melihat letak kebocoran) ban motor tanpa menggunakan air sebagai mediator. Beliau hanya mengisi angin pada ban lalu mengecek kebocoran dengan indera perasa saja yaitu dengan meraba permukaan ban dengan tangan. Setelah ditemukan (dirasa ada hembusan angin) lalu dia memberi tanda letak kebocoran pada ban lalu menambalnya. Setelah ban selesai ditambal, beliau akan memasangnya, itupun tanpa dicek kembali. Hal yang aneh sebagai seorang penambal ban adalah ketika melihat benda yang mengakibatkan kebocoran namun tidak dihilangkan. Begitu pula beliau. Sudah terlihat secara jelas ada kawat yang menancap namun dia tidak mengambilnya, itupun saya yang harus menyarankannya. Benar-benar ini seperti tayangan reality show 'uji kesabaran'.

Ban sudah ditambal, saya pun pulang ke rumah. Baru sampai di teras rumah, ban saya bocor lagi. Karena sudah terlanjur kecewa, saya mencari bengkel lain. Singkat cerita ban selesai ditambal dan saya pergi ke beberapa tempat. Sore hari ketika akan pergi lagi, ban saya kembali bocor. Saya pun pergi ke bengkel berbeda dan langsung mengganti ban yang bocor. Saya cek sendiri ban lama yang bocor ternyata letak kebocoran pada tambalan pertama tadi.

Dihari itu saya harus pergi ke bengkel tambal ban tiga kali. Saya tetap bersyukur. Belajar untuk menerima semua dengan sukacita. Belajar lebih sabar lagi, meskipun orang bilang saya orang yang sabar :)
Because today is a gift

Catatan:
Lakukanlah segala sesuatu dengan segenap hati, dengan segenap jiwa, dan dengan segenap akal budi.

Jumat, 01 Februari 2013

Sinarnya Membangkitkan

Sepertinya saya tidak akan bisa bangun siang lagi di tempat yang baru ini. Sinarnya yang begitu terang membangunkan saya untuk segera bangkit dari tidur. Menyadarkan saya ada cita yang perlu diperjuangkan. Selamat berkarya ;-)


Kamis, 31 Januari 2013

Kos Baru

Akhir bulan Januari 2013 ini saya pindah tempat kos. Dapat kamar yang cukup luas, rapih, dengan harga yang cukup murah. Namun sayang lumayan panas, badan terasa gerah, tidak seperti kos sebelumnya yang adem dan cukup sepi.
Namun sepertinya ditempat ini saya akan bisa berkarya lebih baik lagi. Lingkungan yang mendukung untuk berekspresi, situasi kamar yang potensial untuk berkreasi.

Senin, 28 Januari 2013

Hujan Tanpa Cahaya

Mata sudah terasa lelah, ragapun ingin segera direbahkan. Terucap
kata 'eman' jika malam dilewatkan begitu saja, dikala masih ada sisa
tenaga sepanjang siang hari.

Hujan tanpa cahaya adalah kesempatan baik bermanja. Sejenak menidurkan
mata tanpa sengatan sang cahaya, melepas ketegangan raga dikala
tergeletak dengan rasa yang tiada tara.

Kamis, 24 Januari 2013

Bongkar Buku-buku Jaman Dulu

Beberapa hari yang lalu, saya berkesempatan untuk menata buku-buku yang pernah saya beli dahulu, kebanyakan buku-buku teknis (programming) tingkat pemula menengah berbahasa Indonesia. Dari buku itu saya yang berawal tidak tahu apa-apa hingga sekarang tahu apa-apa ^^
Sekarang sudah jarang beli buku fisik lagi, buku elektronik yang lebih berkualitas menjadi pengganti di jaman modern ini.


Rabu, 23 Januari 2013

Masih Diberi Hidup Hingga Usia 28 Tahun -20-01-2013

Terima kasih atas hidup yang Kau beri.
Terima kasih masih diberi kepercayaan untuk 'mengisi' dunia-Mu.


--
Blessing
Hadi Pramono

Jumat, 18 Januari 2013

Memang (Bukan) Peraturan Untuk Dilanggar - Palang Kereta Api

Kereta api merupakan kendaraan yang paling dihargai dari pada kendaraan darat lainnya. Artinya mau gak mau jika kereta sudah jalan kendaraan lain harus memberikan kesempatan kereta jalan. Seperti yang pernah didengar juga di palang pemberhentian kereta api:
"palang pintu perlintasan bukan alat pengamanan utama

mohon perhatian para pengguna jalan raya
perlu kami beritahukan bahwa sesuai dengan undang-undang no 23 th 2007 tentang perkeretaapian
bahwa setiap pemakai jalan raya yang hendak melintas jalan kereta api wajib mendahulukan lewatnya kereta api
palang pintu perlintasan bukan alat pengamanan utama
dan bukan merupakan rambu lalu lintas
tetapi hanyalah alat bantu untuk mengamankan perjalanan kereta api
untuk itu berhati-hatilah setiap akan melewati perlintasan kereta api
di lokasi lain masih banyak perlintasan yang tidak dijaga dan tidak berpintu
oleh sebab itu patuhilah rambu-rambu lintas yang ada
dengan mematuhi peraturan lalu lintas berarti anda telah berusaha menyelamatkan diri sendiri, keluarga, dan rekan-rekan anda dari bahaya kecelakaan
sampai saat ini telah banyak korban meninggal dunia sia-sia karena kelalaian dan ketidakdisiplinan ketika melewati pintu perlintasan kereta api

terimakasih atas kedisiplinan anda dalam berlalu lintas
semoga selamat sampai tujuan
pesan ini disampaikan oleh pt kereta api persero"

Palang pintu kereta api yang sudah dibuat untuk mengamankan para pemakai jalan seringkali diabaikan. Khususnya kendaraan motor roda dua yang sering saya lihat. Para mengendara menerobos palang pintu dan berada disisi badan kereta api. Entah karena buru-buru ada acara, atau memang karena malas mengantri di belakang, tetap saja mereka melanggar dan tidak menghargai diri sendiri maupun orang lain.

Saya hanya mau berterima kasih atas peralatan yang sudah dibuat, terima kasih atas layanan keamanan untuk kita bersama. Saya (kita) akan tetap mematuhinya.

Senin, 07 Januari 2013

Akhir Minggu Pertama di Tahun 2013

Ramalan kiamat di tahun 2012 ternyata tidak benar. Bahkan sampai akhir minggu pertama di tahun 2013 bumi masih berputar, angin tetap berhembus, langit masih menurunkan hujannya, matahari masih memancarkan sinarnya, dan manusia-Nya masih diberi kesempatan mengalami sukacita.

Selamat menjalani tahun 2013, semangat menjalani hidupmu!
Awal yang buruk tidak berarti akan mendapat hasil yang buruk pula, hasil yang indah juga bisa didapat. Tetapi alangkah baiknya jika mengawalinya dengan hal yang baik.
Mumpung 2013 belum jalan jauh, segera mulailah, lakukanlah yang terbaik!

Salam